Kamis, 20 April 2017

Tip untuk Mahasiswa yang Ingin Membangun Startup dari Bangku Kuliah



2COMMENTS
Entering startup | Featured
Beberapa waktu lalu, Young On Top (YOT), wadah pengembangan diri untuk para anak muda, mengadakan sebuah seminar bernama YOT Business Talk. Mengangkat tema bisnis, pembicara seminar diisi oleh orang-orang yang sudah lama berkecimpung dan ahli di dunia tersebut. Ada perwakilan dari PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia, Twitter, YesBoss, dan Skystar Capital.

Bagaimana Pertumbuhan Perekonomian Berbasis Aplikasi di Indonesia?



2COMMENTS
app economy | featured image
Artikel ini disponsori oleh: Branded Content Video Streaming - AppAnnie Logo

Bisa dibilang, berbagai aspek dalam hidup di zaman sekarang ini sangat bergantung pada berbagai aplikasi mobile yang menawarkan berbagai kemudahan. Direktur Regional INSEA App Annie Jaede Tan dalam helatan Decode Jakarta beberapa waktu lalu mengatakan bila kondisi ini telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia.

Jumat, 07 April 2017

Kumpulan Co-Working Space di Jakarta yang Bisa Menjadi Pilihanmu!


33COMMENTS
Co-Working Space | Featured Image
(Update 18 Juli 2016: Kami menghapus Skystar Ventures Co-Working Space dari daftar, menambahkan Cre8 dan Freeware Space, serta memperbarui informasi tentang Koléga)
Jakarta bisa dibilang merupakan salah satu kota terpenting bagi ekosistem startup teknologi di Indonesia.

Tingkat Perkembangan Pasar Game Mobile Indonesia Tiga Kali Lipat Amerika Serikat


1COMMENT
Growth Indonesian | Featured
Belum lama ini, Unity Technologies merilis laporan terbaru mengenai perkembangan pasar game mobile dunia sepanjang tahun 2016. Melalui laporan hasil kerja sama Unity dengan perusahaan analitik SuperData tersebut, didapati bahwa pemasukan industri game mobile global telah mencapai US$40,6 miliar (sekitar Rp541 triliun) pada tahun 2016.

FlySpaces, “AirBnB” untuk Co-working Space Kini Hadir di Indonesia


3COMMENTS
FlySpaces CEO Mario Berta
Pada tanggal 1 Maret 2017 kemarin, marketplace untuk penyewaan ruang kantor asal Filipina FlySpaces mengumumkan kalau mereka kini telah resmi beroperasi di Jakarta. Hal ini menjadikan Jakarta sebagai kota keenam tempat mereka beroperasi, setelah Manila, Singapura, Hong Kong, Makau, dan Kuala Lumpur.

FlySpaces sendiri merupakan layanan yang memungkinkan para pemilik properti untuk menyewakan ruangan tidak terpakai yang mereka punya, seperti ruang pertemuan, ruang bekerja, hingga kantor pribadi. Konsep ini hampir serupa dengan layanan Airbnb, yang memungkinkan para pemilik rumah untuk menyewakan ruangan di tempat tinggal mereka kepada para pelancong.
CEO FlySpaces Mario Berta menyatakan kalau solusi ini akan sangat dibutuhkan oleh para founder startup, pekerja lepas, hingga pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Menurutnya, mereka tentu menginginkan lokasi kerja yang bisa digunakan secara fleksibel, dan dengan harga yang terjangkau.
FlySpaces | Screenshot
Startup ini didirikan pada tahun 2015 silam dengan layanan penyewaan tempat kerja per jam, per hari, per minggu atau per bulan. Di Manila, FlySpaces bahkan telah menghadirkan fitur bernama Passport, yang memungkinkan kamu untuk mengakses seluruh ruang kerja di kota tersebut hanya dengan satu paket berlangganan.
Bersamaan dengan pengumuman ini, Berta pun menyatakan kalau mereka kini tengah berusaha mendapatkan pendanaan lanjutan. Pihaknya juga mengaku sedang berada di tahap akhir negosiasi dengan beberapa calon investor. Pada awal tahun 2016 yang lalu, mereka telah mendapat pendanaan tahap awal sebesar US$500 ribu (sekitar Rp6,67 miliar).
Kehadiran FlySpace di tanah air ini seperti beriringan dengan kian banyaknya co-working space yang muncul di tanah air. Co-working space tersebut pun bisa bergabung dan menjual layanan mereka lewat FlySpaces.
Saat ini, FlySpaces telah bermitra dengan pengelola virtual office Regus, dan mempunyai sekitar seratus ruangan di Jakarta yang ditawarkan di platformnya. Di Indonesia sendiri telah ada startup yang juga menghadirkan layanan serupa, yaitu XWork..
(Diedit oleh Septa Mellina)

ABOUT ADITYA

Suka menulis perkembangan dunia startup dan teknologi. Pecinta buku biografi dan science fiction. Bisa diajak ngobrol lewat email aditya@techinasia.com atau Twitter @adheet_ya.

Menkominfo Rudiantara Bicara Soal 5G dan Project Loon versi Indonesia



3COMMENTS
menkominfo-rudiantara-dan-zte-mei-zhonghua
Baru saja penataan jaringan 4G LTE tuntas dilakukan, industri telekomunikasi Indonesia langsung bergerak cepat membahas 5G. Dengan teknologi jaringan mobile generasi berikutnya ini, pengguna bisa mengakses internet secara nirkabel dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Pemerintah Dukung Pembangunan Infrastuktur Jaringan 5G di Indonesia



2COMMENTS
5G Infrastucture | Featured
Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, belum lama ini mengungkapkan rencana mereka untuk mendorong laju pembangunan infrastruktur jaringan internet di Indonesia, salah satunya dengan teknologi 5G.

Tentang Startup yang “Bakar” Duit (Bagian 2): Kapan Balik Modalnya? 


2COMMENTS
Startup Burn Money Bakar Duit | Ilustrasi
Umar sedang menyelesaikan halaman terakhirnya membuat ringkasan pertumbuhan bisnis yang harus dia sampaikan kepada investor tahun ini. Hari ini Jumat, dan Senin minggu depan adalah hari libur nasional. Liburan panjang, dan sebentar lagi adalah Harbolnas atau hari belanja online nasional, sebuah hari raya fiktif untuk memberikan alasan orang belanja lebih banyak secara online — terinspirasi dari Black Friday di Amerika sana.

Senin, 03 April 2017

6 Aturan Baru dari Menteri Perhubungan untuk Uber, GrabCar, dan GO-CAR



14COMMENTS
aplikasi transportasi feature
(Update pukul 19.30 WIB: kami menambahkan pernyataan langsung dari Uber Indonesia)
Demi memberikan payung hukum bagi operasional layanan transportasi online berbentuk mobil seperti UberGrabCar, dan GO-CAR, Menteri Perhubungan Republik Indonesia telah menyusun Peraturan Menteri No. 32 Tahun 2016. Peraturan tersebut mulai diundangkan pada tanggal 1 April 2016, dan saat ini masih dalam tahap sosialisasi hingga 1 April 2017 mendatang.